Rilis Mei 2018, ‘VILLA BERDARAH’ Gaet Al Ghazali – Dara The Virgin

Geliat industri film Indonesia memang semakin semarak dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Bahkan genre horor yang biasanya dipandang negatif karena kerap menonjolkan aurat perempuan itupun sudah naik kelas. Terima kasih kepada Joko Anwar dan PENGABDI SETAN (2017), film horor kini bisa digarap dengan serius dan berkualitas. Mengekor kesuksesan PENGABDI SETAN, penggemar film horor Tanah Air akan disuguhi VILLA BERDARAH.

 

Mengambil jadwal rilis Mei 2018, VILLA BERDARAH diproduseri oleh Patrick Lim dengan Lukas Aspari dan Gwei Tze Co yang bertindak sebagai produser eksekutif. Sebagai film yang memang membidik pasar penonton muda, VILLA BERDARAH pun menggaet nama-nama selebritis masa kini yakni Laura Theux, Meta Permadi, Aliyah Faiziah, Egi Fedly, Dara sang vokalis duo The Virgin dan si ganteng Al Ghazali.

 

Kisah dalam VILLA BERDARAH akan berpusat pada persahabatan empat orang remaja yakni Wennie (Aliyah), Nina (Dara), Wulan (Meta) dan Cherry (Laura) yang hendak pergi ke sebuah villa judi bola bersama untuk liburan sekaligus pesta. Namun tengah asyik berpesta, Wennie justru mengalami aksi kekerasan oleh pacarnya sendiri yang diperankan oleh Al yang membuatnya trauma.

 

Lama tak berjumpa, keempat sahabat inipun kembali berkumpul dan berniat liburan lagi ke villa yang sama. Namun liburan kedua mereka di villa itu malah berujung horor karena kondisi villa yang sudah begitu angker dan berbagai tragedi yang akan mereka alami. Bukannya berhasil melupakan trauma yang dirasakan dulu, Wennie dan teman-temannya malah diteror arwah penasaran yang menghuni villa.

 

‘VILLA BERDARAH’ Bakal Tayang ke Luar Negeri

 

Dalam wawancaranya dengan berbagai media, Patrick menjelaskan kalau VILLA BERDARAH adalah proyek gabungan sineas Indonesia dan Malaysia. Melibatkan para aktor dan aktris kedua negara, proyek ini sudah menjalani syuting akhir tahun 2017 lalu di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Begitu optimis dengan pangsa pasar yang ada, Patrick pun tampak percaya diri mendistribusikan VILLA BERDARAH ke kawasan Asia Tenggara.

 

“Potensi marketnya memang ada di Indonesia dan Malaysia. Tapi tidak menutup kemungkinan bakal dipasarkan ke Kamboja dan Vietnam. Kita juga akan memasarkan secara global karena kita percaya kualitas film ini memang bagus,” papar Patrick. Memasang Bambang Drias sebagai sutradara yang mungkin belum memiliki rekam jejak bagus di industri dilm Indonesia, VILLA BERDARAH memang cukup optimis mampu segemilang PENGABDI SETAN.

 

Produser Janjikan Kualitas ‘VILLA BERDARAH’.

 

Melalui press release yang dikirimkan ke berbagai media, VILLA BERDARAH memang hadir dengan keyakinan tinggi. Melihat jumlah penonton film horor yang makin banyak, tentu Bambang semakin pedeFilm-film horor di Indonesia terus beragam saja kisahnya dan tak hanya sekedar menakut-nakuti penonton dengan suara musik mengagetkan atau penampakan hantu yang bikin bergidik.

 

JikaDANUR (2017) dan KELUARGA TAK KASAT MATA (2017) diangkat dari cerita populer, VILLA BERDARAH tampaknya berdiri sendiri. Tak ingin disamakan dengan film-film horor Indonesia lainnya, VILLA BERDARAH dijanjikan memiliki premis kisah yang berbeda.

 

Tiga sineas yang ada di belakangnya, Bambang lalu tandem Patrick dan Lukas pun optimis VILLA BERDARAH bisa diterima pasar. “Saat ini film horor sedang bagus-bagusnya dari segi penonton. Kita turut senang dengan fenomena ini. Apalagi sebelumnya kita sudah pernah bikin film horor juga. Penonton akan dibuat penasaran lewat suguhan yang sangat menarik dan penuh teka-teki. Ini yang membedakan VILLA BERDARAH dengan film horor lain yang sudah pernah tayang.”