13 Juli 2018, ‘HOTEL TRANSYLVANIA 3: SUMMER VACATION’ Rilis

Penggemar film animasi monster-monster lucu HOTEL TRANSYLVANIA (2012) tentu akan menyambut musim panas 2018 ini dengan bahagia. Ya, Sony Pictures sudah menetapkan jadwal rilis untuk sekuel kedua para monster pada 18 Juli mendatang. Berjudul HOTEL TRANSYLVANIA 3: SUMMER VACATION, film bandar togel online ini masih akan diarahkan oleh Genndy Tartakovsky sebagai sutradaranya.

 

Sebagai salah satu franchise menguntungkan Sony, HOTEL TRANSYLVANIA memang mencetak box office yang menggembirakan. Sebut saja HOTEL TRANSYLVANIA (2012) yang rilis pada 28 September itu meraih total USD 357,3 juta di seluruh dunia padahal budgetnya hanya USD 85 juta. Tiga tahun berselang, Sony merilis HOTEL TRANSYLVANIA 2 (2015) pada 25 September yang mengumpulkan pundi-pundi uang global USD 462,7 juta padahal biaya pembuatannya hanya USD 80 juta. Tak heran dengan pendapatan yang meningkat dan basis fans kuat, HOTEL TRANSYLVANIA 3: SUMMER VACATION pun dirilis pada 2018 ini.

 

Selain masih diarahkan oleh Tartakovsky, para pengisi suara utama dalam dua film sebelumnya sudah memastikan kembali di HOTEL TRANSYLVANIA 3 ini. Mereka adalah Adam Sandler yang tetap mengisi suara Count Dracula, lalu putrinya Mavis yang kembali diisi suaranya oleh Selena Gomez. Andy Samberg tetap jadi Johnny, manusia yang juga suami dari Mavis.

 

Satu-satunya yang berbeda hanyalah jadwal rilis HOTEL TRANSYLVANIA 3 yang menjadi musim panas bukan di musim gugur seperti dua film sebelumnya. Ya, HOTEL TRANSYLVANIA 3 awalnya direncanakan rilis 21 September tapi kemudian dimajukan dua bulan karena imbas Will Smith yang masih fokus terlibat DUMBO bersama Disney seperti dilansir Aceshowbiz. Karena Smith, Sony harus mengundurkan jadwal BAD BOYS FOR LIFE menjadi 3 Juli 2019.

 

‘HOTEL TRANSYLVANIA 3’, Saat Monster Liburan

 

Melihat materi trailer yang sudah dirilis, HOTEL TRANSYLVANIA 3 masih akan membawa formula kocak dan para monster lucu yang tentu akan disukai penonton. Jika dalam dua sekuelnya kisah berfokus pada Mavis sang putri Dracula yang jatuh cinta dengan Johnny hingga akhirnya memiliki anak setengah manusia setengah vampir, Dennis Loughran (Asher Blinkoff), maka dalam HOTEL TRANSYLVANIA 3 ini kabarnya kisah cinta sang Count Dracula akan jadi fokus cerita.

 

Sekedar informasi, Count Dracula memang sudah ratusan tahun menjadi duda setelah istrinya, Martha, meninggal dibunuh manusia. Takut pada manusia, Dracula pun membangun hotel di dalam hutan angker. Namun kedatangan Johnny membuat dirinya membuka pikiran hingga membuka hotel Transylvania untuk umum, termasuk manusia. Dan setelah kehadiran Dennis sang cucu, Dracula berniat menemukan cinta kembali karena kesepian.

 

Berusaha mencari kekasih, Dracula pun sampai mencoba aplikasi monster Zingr yang sayangnya masih gagal. Hingga akhirnya Mavis turun tangan dan mengajak seluruh keluarga besar para monster untuk liburan musim panas naik kapal pesiar mewah. Di kapal pesiar itu, Dracula jatuh cinta pada Ericka (Kathryn Hahn) yang ternyata adalah cucu buyut Abraham Van Helsing (Jim Gaffigan), monster legendaris yang adalah musuh abadi Dracula. Apakah Dracula dan Ericka bisa bersatu mengingat mereka ditakdirkan bermusuhan?

 

Joe Jonas Jadi Monster di ‘HOTEL TRANSYLVANIA 3’

 

Ada beberapa nama baru yang ikut masuk di HOTEL TRANSYLVANIA 3. Mereka adalah Chissy Teigen yang mengisi suara Crystal si Invisible Woman, pacar baru Griffin. Dan yang berikutnya adalah aktor sekaligus musisi tampan Joe Jonas yang harus menjadi Kraken, monster raksasa lautan yang suka bernyanyi.

‘RAMPAGE’, Saat Dwayne Johnson Lawan Monster Raksasa Demi Bumi

Dwayne Johnson sepertinya semakin mantap saja sebagai aktor Hollywood. Mantan pegulat ini bahkan berulang kali dipasang sebagai aktor utama dan film-filmnya pun laris secara box office. Terakhir mungkin bisa menilik kesuksesan JUMANJI: BACK TO THE JUNGLE (2017). Proyek reboot JUMANJI (1997) yang juga dibintangi Karen Gillan itu bahkan mengumpulkan USD 950 juta dari peredarannya di seluruh dunia.

 

Beberapa bulan usai kesuksesan JUMANJI: BACK TO THE JUNGLE, mantan pegulat yang kerap dijuluki The Rock inipun tampil di RAMPAGE. Kali ini Johnson berperan sebagai Davis Okoye, seorang ahli primata yang bekerja di sebuah tempat penangkaran hewan liar di San Diego. Begitu sayang kepada hewan, Davis sampai mengajari seekor gorila albino bernama George.

 

Hubungan Davis dan George mendapat cobaan saat sebuah hasil eksperimen berbahaya yang dilakukan diam-diam jatuh di kawasan itu. Eksperimen itu sebetulnya digagas perusahaan jahat Energyne yang dipimpin kakak-beradik Claire Wyden (Malin Akerman) dan Brett Wyden (Jake Lacy). Dan sialnya eksperimen itu berdampak pada seekor serigala, buaya dan George yang membuat mereka bertiga membesar, sangat liar dan menyerang kawanan hewan lain.

 

Ketiga hewan yang berubah jadi monster itupun langsung mengancam kehidupan kota Chicago. Para monster itu menghancurkan gedung, menguasai jalanan dan siap merusak Biosonar di menara gedung Energyne. Diarahkan oleh Brad Peyton, ini adalah kali ketiga baginya bekerja sama dengan The Rock setelah JOURNEY 2: THE MYSTERIOUS ISLAND dan SAN ANDREAS.

 

Diangkat Dari Game, ‘RAMPAGE’ Libatkan Efek CGI

 

Seperti saat dia tampil di JUMANJI: BACK TO THE JUNGLE yang membuat siapapun terbawa kenangan ke tahun 90-an, Johnson kembali mengajak penonton movie online nostalgia ke zaman itu lewat RAMPAGE. Sekedar informasi, RAMPAGE adalah game yang diciptakan oleh Brian Collin di tahun 1980-an dan sangat populer di masa 1990-an. Kepada Variety, pemeran Hobbs dalam franchise FAST FURIOUS ini mengakui bahwa dirinya adalah penggemar video game Rampage.

 

“Saya masih ingat banyak waktu yang saya habiskan bermain video game tersebut sejak saya berusia 13 tahun. Saya hampir menyelesaikan permainannya,” ungkap Johnson. Untuk memperlihatkan pertarungan melawan para monster, RAMPAGE menggunakan teknologi CGI. Akerman menjelaskan bahwa selama syuting ada banyak sekali layar-layar hijau besar di sekeliling mereka. Karakter George si gorila pun diperankan aktor Jason Miles dengan teknik Motion Capture. Yang lucu, salah satu aktris yang terlibat yakni Naomi Harris berpendapat bahwa berakting dengan CGI membuatnya terasa konyol dan bodoh, tetapi sangat menikmati.

 

The Rock Dianggap Sukses Hidupkan ‘RAMPAGE’

 

Sebagai seorang aktor, Johnson mungkin belumlah sekelas Leonardo DiCaprio, Eddie Redmayne atau Benedict Cumberbatch. Ya, The Rock memang tampak ogah terlibat di film serius yang mengangkat isu politik atau sosial. Dirinya lebih suka membintangi film-film menghibur yang terbukti sukses di tangga box office dunia seperti BAYWATCH, SAN ANDREAS, franchise FAST AND FURIOUS, HERCULES dan tentunya JUMANJI: BACK TO THE JUNGLE.

 

Kerap tampil di film kelas B, Johnson justru memiliki daya tarik kuat yang membuat siapapun berbondong-bondong menonton. Kerap berperan sebagai sosok jagoan, sutradara Peyton sendiri bahkan menyebut The Rock adalah satu-satunya aktor yang pantas jadi lawan para monster di RAMPAGE. Kepada Collider, Peyton memuji Johnson sebagai aktor yang hebat dan selalu merasakan seluruh aktingnya tampak nyata. Bahkan dirinya mengakui begitu beruntung bisa kembali bekerjasama dengan The Rock.